Gandeng Pihak Swasta, DPRD Pati Upayakan Jaminan Pasar bagi Hasil Panen Jagung

banner 728x60

PATI – DPRD Kabupaten Pati menilai keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh peningkatan hasil produksi, tetapi juga oleh kepastian pasar yang mampu menyerap hasil panen petani dengan harga yang menguntungkan. Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna menjaga stabilitas harga komoditas pertanian.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengatakan persoalan harga yang anjlok saat musim panen masih menjadi tantangan yang kerap dihadapi para petani. Menurutnya, kondisi tersebut harus diantisipasi melalui kebijakan yang mampu memperluas akses pemasaran hasil pertanian.

“Petani membutuhkan kepastian bahwa hasil panennya dapat terserap dengan harga yang layak. Karena itu, pemerintah daerah perlu membangun kemitraan yang lebih luas agar pemasaran hasil pertanian tidak hanya bergantung pada mekanisme pasar saat panen raya,” ujar Muslihan.

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan pelaku usaha, industri pengolahan, koperasi, hingga perusahaan yang membutuhkan bahan baku pertanian dapat menjadi solusi untuk menjaga kestabilan harga. Dengan adanya kepastian pasar, petani akan lebih optimistis meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha taninya.

Menurut Muslihan, penguatan sektor hilir juga harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Pengembangan industri pengolahan hasil pertanian akan memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap penjualan hasil panen dalam bentuk bahan mentah.

“Selain meningkatkan produksi, kita juga harus memperkuat sektor hilir. Jika hasil pertanian dapat diolah lebih lanjut, nilai ekonominya akan meningkat dan petani memiliki peluang memperoleh pendapatan yang lebih baik,” jelas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

Muslihan menambahkan, pemerintah daerah juga perlu memperluas akses promosi dan pemasaran, baik di tingkat regional maupun nasional. Langkah tersebut dinilai dapat membuka peluang pasar baru bagi produk-produk pertanian asal Kabupaten Pati.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan kelompok tani terus diperkuat agar tercipta ekosistem pertanian yang berkelanjutan. Dengan dukungan pasar yang lebih luas, petani akan memiliki kepastian usaha sekaligus terdorong untuk meningkatkan produktivitas.

Sebagai Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan menegaskan pihaknya akan terus mengawal berbagai kebijakan yang mendukung kesejahteraan petani, termasuk memperkuat akses pasar dan pengembangan hilirisasi sektor pertanian. Ia berharap langkah tersebut mampu meningkatkan daya saing produk pertanian Kabupaten Pati serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *