DPRD Pati Soroti Kualitas Menu Program Makan Bergizi Gratis

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati mendapat perhatian dari DPRD. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, meminta kualitas makanan yang diterima anak-anak menjadi prioritas dalam penyelenggaraan program tersebut.

Menurut Hardi, berbagai masukan maupun keluhan terkait menu MBG perlu dijadikan bahan evaluasi oleh pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaannya. Ia menegaskan, program tersebut bukan sekadar mengenai distribusi makanan, tetapi harus mampu memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat.

“Jangan sampai program yang tujuan utamanya memenuhi kebutuhan gizi justru dijalankan hanya sebatas menggugurkan kewajiban. Menu yang diberikan harus benar-benar berkualitas dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan,” kata Hardi.

Ia meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih memperhatikan penyusunan menu sebelum makanan didistribusikan. Kandungan nutrisi, kebersihan, jumlah porsi, serta mutu bahan pangan dinilai menjadi sejumlah aspek yang harus diperhatikan secara menyeluruh.

Hardi menilai keberhasilan MBG tidak seharusnya hanya dilihat dari jumlah paket makanan yang berhasil dibagikan. Dampak terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak menjadi ukuran yang jauh lebih penting.

“Yang harus kita lihat adalah manfaatnya. Anak-anak mendapatkan makanan yang layak, bergizi dan aman dikonsumsi. Itu yang menjadi tujuan dari program ini,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta pelaksanaan MBG terus dievaluasi, terutama apabila ditemukan menu atau mekanisme distribusi yang belum memenuhi standar. Perbaikan dinilai perlu dilakukan secara cepat agar kualitas program tetap terjaga.

DPRD Pati, lanjut Hardi, akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan MBG di daerah. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima.

Hardi berharap seluruh pihak yang terlibat, mulai dari penyedia hingga pelaksana di lapangan, memiliki komitmen yang sama dalam menjaga kualitas makanan. Menurutnya, keberadaan MBG harus benar-benar mendukung pemenuhan gizi sekaligus tumbuh kembang anak di Kabupaten Pati.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *