PATI, infobaroe.com — Pelestarian budaya daerah dinilai membutuhkan keterlibatan generasi muda agar berbagai kesenian dan tradisi Kabupaten Pati tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pati, H. Ali Badrudin, S.E., saat menghadiri Karnaval Budaya Adhi Loka Pati dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 di Alun-Alun Pati.
Menurut Ali, karnaval budaya tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai kekayaan budaya Pati kepada generasi penerus.
Ia berharap generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil bagian dalam kegiatan seni dan budaya. Dengan keterlibatan tersebut, proses regenerasi pelaku seni di Kabupaten Pati dapat terus berjalan.
“Generasi muda harus kita dekatkan dengan budaya daerah. Mereka perlu tahu bahwa Pati memiliki banyak kesenian, tradisi dan warisan budaya yang memiliki nilai. Kalau sejak muda sudah mencintai budaya sendiri, saya yakin keberlangsungannya akan lebih terjamin,” ujar Ali.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan media sosial sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya Pati secara lebih luas. Berbagai kesenian lokal dapat dikemas secara kreatif sehingga mampu menarik perhatian anak-anak muda.
“Justru perkembangan zaman ini harus kita manfaatkan. Budaya lokal bisa dikenalkan melalui kreativitas dan teknologi, sehingga tidak hanya dikenal masyarakat Pati, tetapi juga bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat dari luar daerah,” katanya.
Ali mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam Karnaval Budaya Adhi Loka Pati. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki kepedulian terhadap keberadaan seni dan budaya daerah.
Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan dan menjadi bagian dari upaya bersama membangun Pati sekaligus menjaga jati diri daerah.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703. Mari kita jaga budaya Pati dan berikan ruang kepada generasi muda untuk ikut melestarikannya,” pungkasnya.
(ADV)




