PATI, infobaroe.com — Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, mendorong evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme program beasiswa bagi 183 mahasiswa penerima.
Menurutnya, evaluasi perlu mencakup pendataan penerima, besaran bantuan, sumber pembiayaan hingga mekanisme pencairan.
“Kita jangan hanya berbicara soal uangnya sudah cair atau belum. Mekanisme dari awal sampai pencairan harus dievaluasi agar program ini benar-benar memiliki sistem yang jelas.” tuturnya.
Endah mengatakan program pendidikan semacam ini membutuhkan kesinambungan karena mahasiswa tidak hanya membutuhkan bantuan dalam satu atau dua bulan.
Ia menyebut kepastian pembiayaan menjadi salah satu faktor penting agar mahasiswa dapat berkonsentrasi menyelesaikan pendidikan.
“Programnya harus dipandang sebagai satu rangkaian sampai mahasiswa lulus. Jangan sampai setiap tahun muncul persoalan baru mengenai siapa yang membiayai.” ungkapnya.
Data yang tersedia menunjukkan beasiswa tersebut menyasar mahasiswa asal Pati yang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP, SNBT, dan UTBK tahun 2025.
Endah berharap Pemkab Pati menyusun mekanisme pendanaan yang dapat memberikan kepastian bagi penerima sekaligus tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah.
(ADV)




