Atasi Parkir Liar, DPRD Pati Dukung Konsep Ala Malioboro di Jalan Panglima Sudirman

banner 728x60

PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Pati dalam menata kembali kawasan Jalan Panglima Sudirman agar fungsi trotoar sebagai ruang bagi pejalan kaki dapat dikembalikan secara optimal. Menurutnya, penataan kawasan perkotaan merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertib, nyaman, dan aman bagi masyarakat.

Joni mengatakan selama ini masih ditemukan trotoar yang dimanfaatkan tidak sesuai peruntukannya, sehingga mengurangi kenyamanan pejalan kaki. Karena itu, revitalisasi kawasan perlu dibarengi dengan penataan yang konsisten agar fasilitas publik dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

“Trotoar dibangun untuk memberikan ruang yang aman bagi pejalan kaki. Penataan yang dilakukan pemerintah harus diikuti dengan upaya menjaga fungsi fasilitas tersebut agar tidak kembali digunakan di luar peruntukannya,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat itu menilai konsep penataan kawasan yang mengedepankan kenyamanan pejalan kaki dapat memberikan dampak positif bagi wajah kota. Selain meningkatkan estetika, kawasan yang tertata juga berpotensi menjadi ruang publik yang lebih hidup dan menarik bagi masyarakat.

Menurut Joni, keberhasilan penataan tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Dibutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha dan pengguna jalan, untuk menjaga ketertiban serta mematuhi aturan pemanfaatan ruang publik.

“Kalau semua pihak memiliki kesadaran untuk menjaga fasilitas umum, kawasan kota akan menjadi lebih tertib, bersih, dan nyaman. Manfaatnya tentu bisa dirasakan bersama, baik oleh masyarakat maupun pelaku usaha di sekitar kawasan tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Pati akan terus mendukung kebijakan pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan. Namun demikian, pengawasan terhadap pelaksanaan dan pemanfaatan fasilitas publik juga harus dilakukan secara berkelanjutan agar hasil pembangunan dapat dinikmati dalam jangka panjang.

Joni berharap penataan Jalan Panglima Sudirman dapat menjadi contoh pengelolaan ruang publik yang lebih baik sekaligus mendorong tumbuhnya budaya tertib di tengah masyarakat.

“Harapan kami, setelah penataan selesai seluruh pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga fasilitas umum. Dengan trotoar yang berfungsi sebagaimana mestinya, wajah Kota Pati akan semakin tertata, mobilitas masyarakat menjadi lebih nyaman, dan aktivitas ekonomi di kawasan pusat kota juga dapat berkembang lebih baik,” pungkas Joni Kurnianto.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *