Danu Ikhsan Dorong Suporter Jadi Ruang Kreativitas Positif

banner 728x60

PATI, infobaroe.com — Atmosfer meriah di tribun menjadi salah satu daya tarik dalam setiap pertandingan olahraga. Namun, semangat para suporter dinilai perlu diarahkan agar tetap berada dalam koridor sportivitas dan tidak berkembang menjadi tindakan yang memicu perselisihan.

Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Danu Ikhsan HC, mendorong agar kreativitas suporter mendapat ruang lebih luas dalam setiap penyelenggaraan turnamen.

Menurutnya, dukungan penonton dapat dikemas melalui berbagai bentuk kegiatan yang menarik, sehingga kemeriahan pertandingan tetap terjaga tanpa harus disertai provokasi maupun ejekan terhadap tim lawan.

“Suporter itu punya energi yang besar dan kalau diarahkan dengan baik, bisa menjadi bagian menarik dari sebuah pertandingan. Karena itu, saya kira kreativitas perlu mendapat ruang. Jangan sampai semangat mendukung tim justru dilampiaskan dengan tindakan yang memancing keributan,” ujar Danu.

Ia menyarankan panitia pertandingan, baik pada kompetisi junior maupun senior, untuk memberikan apresiasi terhadap kelompok suporter yang mampu menciptakan dukungan secara kreatif dan sportif.

Bentuk apresiasi tersebut dapat disesuaikan dengan jenis olahraga dan karakter turnamen. Misalnya melalui kompetisi yel-yel, kostum suporter, koreografi, spanduk kreatif maupun bentuk dukungan lainnya yang tetap menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.

“Tidak harus mahal atau rumit. Yang penting bagaimana penonton bisa menunjukkan dukungannya dengan cara yang kreatif dan tidak mengganggu jalannya pertandingan. Bahkan kegiatan seperti ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi turnamen,” jelasnya.

Danu menilai pelibatan suporter dalam kegiatan kreatif juga dapat menjadi sarana membangun budaya sportivitas sejak dini. Hal tersebut dinilai penting terutama dalam kompetisi usia muda, karena lingkungan pertandingan turut membentuk karakter atlet maupun penonton.

“Kalau sejak junior sudah dibiasakan melihat pertandingan sebagai ruang untuk berkompetisi sekaligus bersenang-senang secara sehat, kebiasaan itu akan terbawa ketika mereka menjadi atlet senior. Begitu pula suporternya, harus belajar memberikan dukungan tanpa merendahkan pihak lain,” tuturnya.

Menurutnya, terciptanya pertandingan yang aman dan nyaman membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Panitia, klub, komunitas suporter, atlet, hingga masyarakat memiliki peran untuk menjaga suasana kompetisi tetap kondusif.

Ia berharap tribun pertandingan ke depan tidak hanya menjadi tempat memberikan sorakan kepada tim yang didukung, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas dan semangat kebersamaan.

“Tribun jangan hanya menjadi tempat berteriak. Jadikan tribun sebagai ruang kreativitas. Kalau suporter bisa menunjukkan dukungan yang positif, pertandingan akan semakin menarik dan semua pihak bisa menikmati olahraga dengan nyaman,” pungkasnya.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *