PATI, infobaroe.com – Anggota DPRD Kabupaten Pati meminta pengelola dan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memperbaiki sistem rantai pasok bahan pangan untuk mendukung keamanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, mengatakan kualitas makanan yang diterima anak-anak sangat bergantung pada proses sejak bahan pangan dibeli hingga masuk ke dapur SPPG.
“Jangan melihat pengadaan hanya sampai barang diterima. Setelah barang datang harus ada pemeriksaan kualitas, penyimpanan yang benar dan pengawasan selama bahan tersebut menunggu untuk diolah,” kata Eko.
Ia menyebut bahan makanan memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga membutuhkan perlakuan penyimpanan yang berbeda pula.
Bahan kering, bahan segar dan bahan yang membutuhkan suhu tertentu, menurutnya, harus ditempatkan sesuai ketentuan.
“Jangan sampai bahan bagus ketika datang tetapi kualitasnya menurun karena penyimpanan tidak tepat. Ini juga bagian dari tanggung jawab pengelola SPPG,” jelasnya.
Eko berharap pengadaan bahan pangan juga melibatkan pemasok yang memiliki kemampuan menjaga kualitas dan kontinuitas pasokan.
“Pemasok harus dievaluasi. Kalau berulang kali mengirim barang yang tidak sesuai standar, tentu harus ada tindakan dan evaluasi kerja sama,” tandasnya.
(ADV)




