Hardi: Penggunaan Perbup 2022 Berpotensi Picu Polemik dan Masalah Hukum

banner 728x60

Penggunaan dasar hukum yang tidak tepat dalam kebijakan mutasi atau pergantian kepala sekolah di Kabupaten Pati dikhawatirkan akan menimbulkan gelombang protes. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, memperingatkan bahwa jika Perbup tahun 2022 tetap dipaksakan sebagai dasar, maka polemik di lapangan tidak akan terhindarkan.

Hardi melihat adanya potensi ketidakpastian bagi para kepala sekolah yang terdampak kebijakan tersebut. Jika dasar hukum yang digunakan sudah dianggap “mati” oleh aturan yang lebih tinggi, maka setiap keputusan yang dihasilkan bisa dianggap cacat hukum dan rawan dibatalkan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kami melihat secara substansi Perbup itu sudah tidak bisa dijalankan. Kalau tetap dipaksakan, justru akan menimbulkan kebingungan dan ketidakpastian bagi para kepala sekolah,” ungkap Hardi. Ia tidak ingin energi pemerintah daerah habis hanya untuk menangani sengketa yang sebenarnya bisa dicegah.

DPRD Pati melalui pimpinan dewan meminta agar proses pergantian kepala sekolah dilakukan dengan sangat hati-hati. Hardi menegaskan bahwa keadilan bagi tenaga pendidik harus diutamakan, dan hal itu hanya bisa dicapai jika landasan regulasi yang digunakan benar-benar sah dan mutakhir.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *