Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Dampak Jika P3K Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, menyoroti dampak anggaran yang cukup besar jika Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu diusulkan menjadi penuh waktu.

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri audiensi bersama perwakilan P3K paruh waktu di ruang paripurna DPRD Pati. Salah satu tuntutan yang mengemuka dalam forum tersebut adalah perubahan status dari paruh waktu menjadi penuh waktu.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut Narso, wacana tersebut perlu dikaji secara matang karena akan berpengaruh langsung terhadap struktur anggaran daerah, khususnya belanja pegawai.

“Kalau statusnya menjadi penuh waktu, otomatis penggajiannya masuk dalam belanja pegawai. Ini tentu akan berdampak besar pada struktur APBD,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah belanja pegawai berpotensi melampaui batas proporsi yang telah diatur oleh pemerintah pusat.

“Kalau tidak dihitung dengan cermat, bisa saja belanja pegawai kita melampaui batas yang ditentukan. Ini yang harus kita waspadai,” tegasnya.

Selain itu, dengan jumlah P3K paruh waktu di Kabupaten Pati yang mencapai ribuan orang, perubahan status secara menyeluruh akan menambah beban fiskal secara signifikan.

“Jumlahnya lebih dari 3.000 orang. Kalau semuanya menjadi penuh waktu, tentu konsekuensinya sangat besar bagi keuangan daerah,” imbuh Narso.

Untuk itu, Komisi A DPRD Pati akan melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan terkait usulan tersebut.

“Kita tidak menolak, tapi harus dikaji secara komprehensif agar kebijakan yang diambil tetap realistis dan tidak membebani keuangan daerah,” tandasnya.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *