PATI, infobaroe.com – DPRD Kabupaten Pati meminta Perumda Air Minum Tirta Bening tidak hanya mengejar penambahan pelanggan, tetapi juga memastikan kontinuitas dan kualitas pasokan air tetap terjaga.
Hal tersebut menjadi perhatian Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, dalam menanggapi paparan program kerja Perumda Tirta Bening untuk periode 2027-2031.
Bambang mengatakan peningkatan jumlah pelanggan harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur dan kemampuan produksi air. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian pelayanan, terutama terkait ketersediaan air dalam aktivitas sehari-hari.
“Pertumbuhan pelanggan harus dibarengi dengan kemampuan pelayanan. Jangan hanya mengejar penambahan sambungan, tetapi kualitas air dan kontinuitas alirannya juga harus dijamin,” kata Bambang.
Ia mendorong adanya program pemeliharaan jaringan secara berkala untuk mengantisipasi kebocoran maupun gangguan distribusi.
Menurutnya, jaringan yang mengalami penurunan kondisi dapat berdampak pada efisiensi perusahaan sekaligus kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
Bambang juga meminta manajemen melakukan evaluasi terhadap titik-titik jaringan yang selama ini sering mengalami gangguan.
“Data gangguan pelayanan harus menjadi bahan evaluasi. Dari situ bisa diketahui jaringan mana yang membutuhkan perbaikan atau penggantian,” ujarnya.
Selain aspek teknis, peningkatan kualitas komunikasi dengan pelanggan juga dinilai penting. Ketika terjadi gangguan, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang cepat mengenai penyebab maupun estimasi penanganannya.
Program kerja lima tahun tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan infrastruktur baru, tetapi juga memperkuat sistem pemeliharaan aset yang sudah ada.
Dengan demikian, pengembangan Perumda Tirta Bening dapat memberikan pelayanan air minum yang lebih stabil dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan daerah.
(ADV)




