PATI, infobaroe.com – Kepedulian terhadap kesehatan anak dinilai dapat diperkuat melalui kerja sama antara berbagai elemen masyarakat. Sinergi organisasi sosial, tenaga medis, rumah sakit, hingga sektor swasta disebut mampu menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Suhartini, saat mengapresiasi kegiatan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis bagi siswa sekolah dasar di Kecamatan Pati.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program Global Grant Rotary itu melibatkan berbagai pihak. Di antaranya organisasi sosial, dokter spesialis mata, rumah sakit, optik, serta para Rotarian di Kabupaten Pati.
Suhartini menilai keterlibatan banyak unsur dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun fasilitas kesehatan.
“Kolaborasi seperti ini sangat positif. Masing-masing pihak memiliki peran, mulai dari dukungan sosial, tenaga medis, rumah sakit, optik, sampai relawan. Ketika semuanya bersatu, manfaatnya bisa langsung dirasakan anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, model kerja sama semacam itu layak dikembangkan untuk berbagai kegiatan kesehatan lainnya. Terlebih, masih terdapat masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetapi terkendala biaya maupun akses.
Ia berharap kolaborasi yang terjalin dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada anak-anak untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan dan penanganan yang dibutuhkan.
“Dengan adanya kerja sama seperti ini, anak-anak yang membutuhkan bisa mendapatkan pemeriksaan sekaligus kacamata tanpa terbebani biaya. Ini tentu sangat membantu,” jelasnya.
Sebagai Ketua Yayasan Bumi Walisongo, Suhartini juga mendorong agar partisipasi masyarakat dalam mendukung program kesehatan terus ditingkatkan. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dapat menjadi kekuatan tambahan dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.
Ia pun berharap sinergi Rotary bersama berbagai elemen di Kabupaten Pati tidak berhenti pada satu kegiatan, melainkan dapat berkembang menjadi program berkelanjutan.
“Harapannya kegiatan seperti ini terus berlanjut. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin luas pula masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat,” pungkasnya.
(ADV)




