PATI – Krisis kepala sekolah definitif di Pati memicu ajakan untuk evaluasi total terhadap sistem kaderisasi yang ada. Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, mengajak dinas terkait dan para pemangku kepentingan pendidikan untuk duduk bersama membenahi cara daerah menyiapkan calon-calon pemimpin sekolah masa depan.
Narso menekankan bahwa kaderisasi harus dilakukan melalui sistem yang transparan dan kompetitif. Ia tidak ingin penunjukan kepala sekolah didasarkan pada kedekatan, melainkan pada kompetensi yang telah diuji melalui sistem penyiapan yang baik yang selama ini dinilainya belum maksimal.
“Kenapa harus PLT terus? Karena kita tidak menyiapkan calon melalui sistem yang baik,” ujarnya kembali menekankan akar permasalahan. Evaluasi sistem ini dianggap penting agar ke depan Kabupaten Pati tidak lagi mengalami “kelaparan” calon kepala sekolah yang memenuhi syarat.
Melalui perbaikan sistem kaderisasi, Narso optimistis pendidikan di Pati akan dipimpin oleh sosok-sosok visioner. Ia menutup keterangannya dengan harapan agar regenerasi kepemimpinan di sekolah dapat berjalan secara alami dan profesional demi kemajuan intelektual generasi muda di Bumi Mina Tani.
(ADV)




