Seimbangkan Fisik dan Non-Fisik, Suharmanto Dorong Dana Desa untuk Pemberdayaan Ekonomi

banner 728x60

Kecenderungan pemerintah desa yang hanya memprioritaskan alokasi anggaran untuk proyek infrastruktur mendapat evaluasi kritis dari parlemen. Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Demokrat, Suharmanto, mengingatkan agar pemerintah desa tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Suharmanto menganalisis bahwa pembangunan jalan, jembatan, atau gedung pertemuan memang penting, namun tidak akan berdampak instan terhadap isi dompet warga. Sebaliknya, investasi non-fisik berupa pelatihan keterampilan, penguatan modal BUMDes, serta fasilitasi kelompok tani dinilai jauh lebih produktif dalam jangka panjang.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Dana Desa ini uang negara yang harus dipertanggungjawabkan. Maka penggunaannya harus jelas dan benar-benar untuk kepentingan masyarakat desa,” urainya memetakan strategi optimalisasi anggaran daerah.

Keseimbangan antara pembangunan fisik dan non-fisik ini diharapkan menjadi tren baru dalam penyusunan program kerja desa. Suharmanto meyakini bahwa desa yang kuat adalah desa yang mampu menghidupkan sektor-sektor usaha mandiri warganya menggunakan stimulan anggaran negara tersebut.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *