Komisi D DPRD Pati Dorong SiLPA Dialokasikan Perkuat Pelayanan Puskesmas di Seluruh Kecamatan

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp287 miliar diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati Teguh Bandang Waluyo mengatakan, dana SiLPA yang tidak terikat sebaiknya diarahkan pada program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian ialah peningkatan kualitas pelayanan puskesmas di seluruh kecamatan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurutnya, puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan, sarana prasarana, hingga ketersediaan alat kesehatan harus terus ditingkatkan.

“Kalau memang masih tersedia SiLPA yang tidak terikat, kami berharap dapat diprioritaskan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di puskesmas. Jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan memperoleh layanan hanya karena fasilitas atau peralatannya belum memadai,” ujar Teguh.

Politikus PDI Perjuangan itu menilai masih ada sejumlah puskesmas yang membutuhkan peningkatan fasilitas penunjang, mulai dari peralatan medis, ruang pelayanan, hingga kenyamanan bagi pasien dan tenaga kesehatan.

Selain infrastruktur, Teguh juga mendorong agar anggaran digunakan untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan sehingga masyarakat di seluruh kecamatan memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas.

“Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, setiap kecamatan harus memiliki puskesmas dengan pelayanan yang baik sehingga masyarakat tidak harus jauh-jauh mencari pengobatan,” katanya.

Ia menambahkan, Komisi D DPRD Pati akan terus mengawal pembahasan pemanfaatan SiLPA bersama pemerintah daerah agar anggaran yang tersedia benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

“Harapan kami, setiap rupiah yang masih tersedia dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu prioritasnya tentu sektor kesehatan karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *