Produksi Garam Pati Besar, Sadikin Minta Petani Mendapat Perlindungan

banner 728x60

PATI, infobaroe.com – Kabupaten Pati menjadi salah satu daerah dengan potensi produksi garam cukup besar di Jawa Tengah. Namun, kemarau panjang dan rendahnya pasang air laut kini membuat petani garam di kawasan Batangan mengalami gangguan produksi.

Anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PKS, Sadikin, meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap keberlanjutan usaha petani garam.

“Garam ini bukan hanya soal produksi. Ada banyak petambak yang menggantungkan pendapatan dari sektor ini. Karena itu, ketika terjadi gangguan produksi, dampaknya juga harus menjadi perhatian pemerintah,” kata Sadikin.

Data produksi garam Pati menunjukkan sektor tersebut memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat pesisir. Luas lahan produksi garam di Kabupaten Pati mencapai sekitar 2.901 hektare.

Sementara itu, kondisi di Batangan menunjukkan sebagian petani kesulitan mengisi tambak akibat rendahnya air pasang.

Sadikin mengatakan perlindungan terhadap petani tidak harus selalu berupa bantuan uang. Pemerintah dapat memberikan dukungan melalui penyediaan sarana produksi, pompa air, perbaikan saluran hingga penguatan kelompok petani.

“Yang penting bantuan sesuai kebutuhan di lapangan. Petani garam harus tetap memiliki kemampuan untuk melanjutkan produksi,” ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah memperhatikan tata niaga garam sehingga petani tidak mengalami kesulitan ketika produksi kembali meningkat.

“Petani harus mendapatkan kepastian. Mulai dari bisa produksi sampai hasil produksinya terserap dengan harga yang layak,” pungkasnya.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *