PATI — Langkah Samsi dalam meminta detail lokasi jalan rusak kepada konstituennya menunjukkan model komunikasi dua arah yang efektif antara wakil rakyat dan pemilihnya. Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa dirinya tidak bisa bekerja sendiri tanpa laporan yang akurat dari masyarakat di lapangan.
Dalam setiap sesi pertemuan reses di Kecamatan Gembong dan Tlogowungu, Samsi selalu menekankan pentingnya partisipasi aktif warga. Baginya, laporan masyarakat adalah “mata” bagi DPRD dalam memantau kinerja pembangunan di pelosok desa yang mungkin luput dari jangkauan pemerintah daerah.
“Kalau ada jalan rusak, jangan hanya diam. Sampaikan kepada kami, jelaskan secara detail. Tugas saya adalah mengawal aspirasi tersebut sampai terealisasi dalam kebijakan pembangunan,” ajak Samsi.
Melalui pendekatan ini, Samsi berharap masyarakat merasa memiliki andil dalam pembangunan daerah dan memastikan suara mereka didengar di tingkat pengambil kebijakan di Kabupaten Pati.
(ADV)




