Jalan Gunungpanti-Goda Rusak Bertahun-tahun, DPRD Pati Dorong Penanganan Bertahap

banner 728x60

PATI, infobaroe.com — Kondisi Jalan Gunungpanti-Goda di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, menjadi sorotan DPRD. Kerusakan di ruas jalan yang menjadi akses penghubung masyarakat tersebut dinilai sudah membutuhkan penanganan karena berdampak terhadap aktivitas warga sehari-hari.

Anggota DPRD Pati, Suharmanto, mengatakan keluhan mengenai kondisi jalan tersebut telah disampaikan masyarakat kepada DPRD. Berdasarkan informasi yang diterima, ruas Gunungpanti-Goda disebut belum mendapatkan perbaikan menyeluruh dalam waktu yang sangat lama.

“Jalan Gunungpanti ke Goda di Kecamatan Winong ini informasinya sudah hampir 40 tahun belum diperbaiki. Kondisinya sekarang rusak parah,” ujar Suharmanto.

Ia menyebut kerusakan terlihat dari sejumlah titik badan jalan yang berlubang dan permukaan yang tidak rata. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan sekaligus berpotensi meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.

Ruas tersebut juga menjadi bagian dari aktivitas harian masyarakat. Pelajar, petani, pekerja, hingga warga yang membawa hasil pertanian memanfaatkan akses tersebut untuk menunjang berbagai kebutuhan.

“Setiap hari dilewati anak sekolah, petani, dan warga yang mengangkut hasil tani. Kalau hujan becek dan banjir, kalau kemarau berdebu dan banyak lubang,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Suharmanto mendorong Pemerintah Kabupaten Pati melalui dinas terkait untuk segera turun melakukan pengecekan. Hasil pemeriksaan di lapangan dinilai penting sebagai dasar menentukan bentuk penanganan yang sesuai.

“Kami di DPRD mendorong Pemkab Pati melalui Dinas PUPR untuk segera memperbaiki jalan ini. Sudah terlalu lama warga bersabar,” katanya.

Ia memahami bahwa penanganan seluruh ruas jalan tidak selalu dapat dilakukan sekaligus. Karena itu, pemerintah dapat mempertimbangkan pola pengerjaan secara bertahap dengan memprioritaskan bagian jalan yang kondisinya paling membutuhkan penanganan.

“Perbaikan tidak harus menunggu besar-besaran. Bisa bertahap, yang penting segera ditangani titik-titik yang paling parah dulu,” ujarnya.

Namun, Suharmanto berharap solusi yang diberikan tidak sebatas perbaikan sementara. Jika kondisi teknis memungkinkan, penanganan perlu dirancang dengan mempertimbangkan ketahanan jalan sehingga tidak cepat kembali rusak.

“Kalau hanya ditambal, setahun kemudian rusak lagi. Warga butuh kepastian jalan yang layak dan awet,” tegasnya.

Menurutnya, peningkatan kondisi Jalan Gunungpanti-Goda juga berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Akses yang lebih baik akan mempermudah pengangkutan hasil pertanian menuju pasar maupun lokasi distribusi lainnya.

Perbaikan jalan juga diharapkan dapat mengurangi waktu dan biaya perjalanan masyarakat yang selama ini harus menghadapi kondisi jalan yang kurang memadai.

Suharmanto menegaskan, DPRD Pati akan terus membawa aspirasi tersebut dalam pembahasan pembangunan dan anggaran infrastruktur. Ia berharap kebutuhan penanganan Jalan Gunungpanti-Goda dapat masuk dalam perhatian pemerintah daerah sesuai kondisi dan skala prioritas.

“Kami akan terus suarakan di DPRD. Ini aspirasi warga yang harus kita perjuangkan,” pungkasnya.

(ADV)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *